Happy Go Lucky

Mood: Grateful, energized, fresh

I'm so lucky to get to see this almost every day. Every 2 days to be exact.

Tuhan, Kau adalah inti dari semua kuntum bunga dan daun-daun yang berguguran ini. Terima kasih atas karuniaMu sehingga aku bisa menikmati kuntum-kuntum bunga yang bersebaran ini, seakan mengatakan, "Ini. Kuhias tempat ini dengan tebaran bunga dan dedaunan untuk kau lewati dan nikmati sejenak." Dan akupun berada di tengah-tengahnya, hampir menangis karena di tengah-tengah tebaran bunga-bunga ini aku merasakan kasih dariNya.

Sorry aku lagi agak emosional. Bukan dalam bentuk negatif, tapi purely karena rasa syukur yang datang merasukiku pagi ini ketika menyapu halaman.

Terserah saja mau ngatain aku lebay atau ngatain aku moto-motoin sampah. Juga jangan berpikir kalau aku lagi pencitraan. Ngapain pencitraan kalau semua hal ini adalah hal yang memang benar-benar sudah biasa aku lakukan sehari-hari. Dan ini bukanlah sesuatu yang wah karena ini hal basic yang semua orang juga lakukan. Jadi buat apa pencitraan untuk hal yang super biasa.

Kalau pencitraan kan tujuannya berusaha bikin orang kagum. Rasanya nggak ada deh orang kagum karena liat orang nyapu halaman. B aja gitu. So jangan negatif dulu kalau aku ngeshare kegiatan sehari-hariku.

Aku hanya ingin bersyukur dan mengabadikan momen keseharianku. Itu saja.

Meski tak seluruhnya seindah di awal  karena  habis  di area  yang  90%  sampahnya  adalah  bunga, I also had  to deal  with  this.

Kalau ada orang yang nyapu halaman sampai kaki gemeteran dan sempoyongan, coba dulu nyapu di rumah Tampaksiring pas lagi musim gugur. 45 menit baru kelar tuh. Belum lagi kalau hujan, sampah daunnya jadi berat banget sehingga memerlukan tenaga ekstra.

Nah itu baru segitu. Coba lagi lakuin itu pas nantinya bakalan ada acara mebanten di rumah. Capek bruh, tapi aku bersyukur sekali dengan kegiatan rutinku ini karena ini membuat tubuhku menjadi menggunakan fungsinya. Ini kan sama dengan olahraga kardio. Dijamin kanti pesu peluh sitah pokoknya. Badan sehat, jiwa hepi. Meski lagi depresi tapi selalu ada hal yang bisa disyukuri di dalam hidup ini.

Jangan lihat ini sebagai keluhan karena aku sangat menikmatinya. It's all about attitude bro. You want to see this as a burden or  things to be grateful for? It's all depends on your mindset.

But let's be real now. Yang aku keluhkan hanya satu, yaitu waktu. Karena selain ngelakuin ini, aku juga harus ngurusin si kembar sekolah. Jadinya kayak lari-larian gitu. Belum juga aku kan harus siap-siap juga. Wadidaw!

Syukuri saja semasih tubuh diberikan energi, gunakan energi itu dengan baik.

Terima kasih Tuhan. Semua karenaMu.

Posted at 10:46 AM

 

EXPLORE MORE

     

Comment

Leave a comment

Your email address will not be published.


*


 
BACK TO BLOG PAGE